Pengaruh Perlakuan Sabut Kelapa terhadap Hasil Coco fiber dan Coco Peat

  • Sepriyanto, Emmistasega Subama

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh perlakuan sabut kelapa terhadap hasil coco fiber dan coco peat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase cocofiber dan cocopeat yang dihasilkan berdasarkan pengaruh perlakuan sabut kelapa. Sabut kelapa yang divariasikan adalah sabut kering, sabut dengan 1 hari perendaman, 3 hari perendaman dan 6 hari perendaman, dengan kecepatan mesin 1300 rpm. Pada penelitian ini diperoleh hasil terbaik perendaman 6 hari hasil terbaik yang diperoleh adalah cocofiber sebesar 16,66% terdiri dari serat sabut panjang sebesar 13% dan serat sabut pendek sebesar 3,66% sedangkan cocopeat yang dihasilkan sebanyak 48,30%. Semakin lama perendaman, semakin banyak persentase sabut yang terurai menjadi Cocofiber dan Cocopeat

References

[1] Djiwo, Soeparno dan Setyawan, Eko Yohanes. 2016. Mesin Teknologi Tepat Guna Sabut Kelapa di UKM Sumber Rejeki Kabupaten Kediri. Prosiding Seminar Nasional dan Gelar Produk.UMM. 17-18 Oktober 2016, hal 576-582.

[2] Direktorat Jenderal Industri Agro dan Kimia, Departemen Perindustrian Jakarta, 2009.

[3] Jambi dalam angka 2010. Badan Pusat Statistik. 2010

[4] Indahyani, Titi. 2011. Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa pada Perencanaan Interior dan Furniture yang Berdampak pada Pemberdayaan Masyarakat Miskin. Humaniora Vol.2 No.1 April 2011, hal 15-23.

[5] Depra Wira, Dede. 2017. Pengaruh Variasi Jumlah Blade, Waktu dan Kecepatan Mesin Pengurai Sabut Kelapa terhadap Hasil Cocofiber dan Cocopeat. Laporan Proyek Akhir
Published
2018-11-30
How to Cite
SUBAMA, Sepriyanto, Emmistasega. Pengaruh Perlakuan Sabut Kelapa terhadap Hasil Coco fiber dan Coco Peat. Jurnal Inovator, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 22-25, nov. 2018. ISSN 2615-5052. Available at: <http://ojs.politeknikjambi.ac.id/inovator/article/view/19>. Date accessed: 17 oct. 2019.