Analisa dampak intensitas kebisingan terhadap operator mesin penggiling kacang tanah

  • corry - handayani Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi
  • Lilia Trisyathia Quentara Program Studi Teknik Indutri, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi, Jln. Pattimura No. 100, Kota Jambi, Indonesia
  • Hardianto . Program Studi Teknik Mesin, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi, Jln. Pattimura No. 100, Kota Jambi, Indonesia

Abstract

Indonesia  banyak  terdapat  hasil  bumi  yang  melimpah  terutama  hasil  pertanian  yang  tidak tergantung  dengan  musim  salah  satu  contohnya  adalah  kacang  tanah.  Bidang  indutri  membutuhkan kacang  tanah  sebagai  bahan  baku  untuk  pembuatan  keju,  mentega,  minyak,  selai,  permen  atau makanan lainnya. Untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam menggiling kacang tersebut maka dibuatlah  mesin  penggiling  kacang.  Pada  saat  ini  telah tersedia mesin  penggiling  kacang dengan penggerakmesin  robin  berbahan  bakar  bensin,  hanya  saja tingkat  kebisingan  yang  tinggi  membuat operator tidak nyaman dalam menggunakannya. Inovasi telah dilakukan untuk mengurangi intensitas kebisingan  tersebut  yaitu  dengan  menciptakan  mesin  penggiling  kacang otomatis  dengan  penggerak menggunakan  motor  listrik yang  telah  dirancang  oleh  Ricko  Saputra.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk mengetahui  perbedan  intensitas  kebisingan  dan  dampak  yang  di  timbulkan  dari  penggunaan  mesin lama  dengan  mesin  baru.  Data  di  peroleh  dari  pengukuran  intensitas  kebisingan  menggunakan aplikasi  android  dan  pengisian  kuesioner  oleh  responden.  Berdasarkan  uji  statistik  Paired  Sample  t-Tes  di  dapatkan  bahwa  ada  penurunan  intensitas  kebisingan  sebesar  33,60%.  Uji  validitas  dan reliabilitas kuesioner menyatakan 7 pertanyaan (mesin lama)  dan 13 pertanyaan  (mesin baru) dalam kuesiner adalah valid karena r hitung > r tabel, dan hasil Chronbach’s Alpha > 0,60 sehingga dikatakan  reliabel.  Dari  perbandingan  data  kuesioner  dapat  terlihat  dengan  adanya  mesin  baru  terjadi perbedaan yang cukup signifikan dalam kenyamanan kerja operator.

References

[1] R.Saputra.” Perancangan Ulang Mesin penggiling kacang tanah yang ergonomis untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi. (Studi Kasus UMKM Ibu Wati Tanjung Jabung Barat, Jambi”.Jambi STITEKNAS.2018.
[2] Kep 49/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Getaran. Jakarta.
[3] R.Mustar. “Pengaruh Kebisingan Dan Getaran Terhadap Perubahan Tekanan Darah Masyarakat Yang Tinggal Di Pinggiran Rel Kereta Api Lingkungan Xiv Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Medan Denai”. Tesis Tidak Di publikasikan. Medan: Universitas Sumatra Utara. 2008.
[4] Gabriel. Fisika Kedokteran. Cetakan ke VII. Penerbit EGC. Jakarta.1996
[5] W. I Gede. “Analisa Unjuk Kerja Motor Bensin Akibat Pemakaian Biogasoline”. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin CakraM Universitas Udayana Bali Vol. 4 No.1. April 2010
[6] Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. Kep 48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan. Jakarta.
[7] R. A. Dewanty, Sudarmaji. “Analisis Dampak Intensitas Kebisingan terhadap Gangguan Pendengaran Petugas Laundry,” Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol.8, No.2 Juli 2015: 229-237.
[8] Sugiono. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatifdan R & D.Bandung: Alfa Beta. 2009.
Published
2020-05-31
How to Cite
HANDAYANI, corry -; QUENTARA, Lilia Trisyathia; ., Hardianto. Analisa dampak intensitas kebisingan terhadap operator mesin penggiling kacang tanah. Jurnal Inovator, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 14-19, may 2020. ISSN 2615-5052. Available at: <http://ojs.politeknikjambi.ac.id/inovator/article/view/107>. Date accessed: 20 oct. 2020. doi: https://doi.org/10.37338/ji.v3i1.107.