Ekstraksi Daun Tembakau sebagai Inhibitor Untuk Memperlambat Laju Korosi Pada Pelat Baja Lunak
DOI:
https://doi.org/10.37338/abased14Keywords:
Laju Korosi, Ekstrak Tembakau, Waktu PerendamanAbstract
Korosi merupakan proses elektrokimia yang menyebabkan penurunan mutu logam akibat interaksi dengan lingkungan. Dalam industri, korosi menyebabkan kerugian besar secara ekonomi dan operasional. Penggunaan inhibitor sintetik seperti kromat dan nitrit terbukti efektif, namun memiliki dampak toksik dan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, pencarian inhibitor alami yang biodegradable dan aman menjadi penting. Salah satu kandidat potensial adalah ekstrak daun tembakau (nicotiana tabacum) yang kaya akan senyawa alkaloid seperti nikotin, tanin, dan flavonoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju korosi pelat baja lunak yang direndam dalam air sungai dan air laut yang sebelumnya sudah diberi inhibitor ekstrak daun tembakau dengan waktu perendaman dan volume inhibitor yang bervariasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dihasilkan ektrak daun tembakau menggunakan teknik maserasi dengan pelarut ethanol 96%. Inhibitor alami dari ekstrak daun tembakau ini bekerja optimum pada media air Sungai maupun larutan NaCl pada hari ke-7 dengan volume inhibitor sebanyak 15 mL dengan laju korosi 0,28208 Mpy dalam medium air Sungai dan 0,2827 Mpy dalam medium larutan NaCl. Menyimpulkan bahwa semakin lamanya perendaman maka akan semakin optimal inhibitor melindungi plat baja.
References
M. G. Fontana, Corrosion Engineering, 3rd ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 1986.
H. H. Uhlig and R. W. Revie, Corrosion and Corrosion Control: An Introduction to Corrosion Science and Engineering, 4th ed. Hoboken, NJ, USA: Wiley, 2008.
A. Miralrio and A. E. Vázquez, “Plant extracts as green corrosion inhibitors for different metal surfaces and corrosive media: A review,” Processes, vol. 8, no. 8, p. 942, 2020.
W. R. de Souza Morais et al., “Green corrosion inhibitors based on plant extracts for metals and alloys in corrosive environments,” Applied Sciences, vol. 13, no. 13, p. 7482, 2023.
C. A. Barbu et al., “Critical review regarding the application of plant extracts as green corrosion inhibitors,” Molecules, vol. 30, no. 18, p. 3722, 2025.
E. Elfidiah, S. Martini, and U. Kalsum, “Tanin dari kulit buah durian (Durio zibethinus Murr) sebagai inhibitor organis untuk mereduksi laju korosi baja karbon,” Jurnal Inovator, vol. 8, no. 1, pp. 1–5, 2025.
M. Alimohammadi, M. Ghaderi, A. Ramazani S. A., and M. Mahdavian, “Falcaria vulgaris leaves extract as an eco-friendly corrosion inhibitor for mild steel in hydrochloric acid media,” Scientific Reports, vol. 13, Art. no. 3737, 2023.
B. P. Andeka, “Efektifitas limbah puntung rokok sebagai bahan inhibitor korosi pada paku besi dalam media air tawar,” Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 2015.
E. Elfidiah, “Ekstraksi nikotin limbah puntung rokok sebagai inhibitor untuk memperlambat laju korosi pada baja mild steel,” Jurnal Inovator, 2024.
C. Agustina, M. A. Kautsar, and C. N., “Pengaruh ekstraksi puntung rokok pada laju korosi ASTM A36 untuk jacket platform,” Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 2019.
I. A. Alatif et al., “Efektivitas limbah puntung rokok sebagai inhibitor korosi dalam medium asam klorida pada baja A36 dengan metode microwave assisted extraction,” KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, vol. 10, no. 3, pp. 269–278, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elfidiah Elfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




